WAMENA-PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) mendorong pecepatan digital inklusi di wilayah Papua Pegunungan guna mempercepat konektivitas internet di daerah tersebut.
Direktur Komersial Telkomsat Andri Yunianto mengatakan Telkomsat sebagai salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) terus melakukan peranannya dalam mendorong pemerataan konektivitas digital di Indonesia Timur khususnya Papua Pegunungan melalui optimalisasi layanan satelit dan pengembangan infrastruktur strategis.
“Upaya ini dilakiukan seiring meningkatnya kebutuhan akses internet di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T yang belum terjangkau jaringan terrestrial secara optimal,” katanya dalam press release di Wamena, Rabu (6/5) 2026.
Menurut dia, berdasarkan survei asosiasi penyelenggara jasa internet Indonesia atau APJII tahun 2025, penetrasi internet nasional telah mencapai 80,66 persen.
“Namun, kesenjangan antarwilayah masih signifikan dengan tingkat penetrasi di Maluku dan Papua yang beru mencapai sekitar 69,26 persen. Kondisi ini menegaskan pentingnya solusi konektivitas yang mampu menjangkau wilayah yang sulit dilayani jaringan darat,” ujarnya.
Dia menjelaskan untuk menjawab kebutuhan tersebut Telkomsat terus memperkuat portofolio layanan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan pasar.
“Kawasan Indonesia Timur memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital di berbagai sector,” katanya.
Dia menambahkan permintaan layanan konektivitas di Indonesia Timur terus menunjukkan tren positif. Telkomsat melihat ini sebagai peluang sekaligus tanggung jawab untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya menjangkau tetapi juga memberikan kualitas layanan yang andal dan berkelanjutan.
“Melalui penguatan layanan seperti internet merah putih serta pengembangan infrastruktur seperti community gateway Wamena, Telkomsat berkomitmen untuk mempercepat pemerataan akses digital dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.








