WAMENA-Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY mengajari warga Kampung Gumban, Distrik Malagaineri, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan mengoperasikan mesin listrik energi sungai atau LES.
Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi dalam keterangan tertulis di Wamena, Kamis mengatakan pelatihan ini dimaksudnya untuk warga di Kampung Gumban nantinya dapat mengoperasikan dan merawat mesin LES seara mandiri.
“Kami berharap mesin LES dan pomda hydram yang telah ada dapat dioperasikan dan dijaga dengan baik oleh warga Kampung Gumban sehingga usia pemakaiannya lama,” katanya.
Menurut dia, kegiatan ini merupakan bagian dari program bakti TNI AD yakni air mengalir Papua terang.
“Program ini sebagai tindak lanjut arahan bapak presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam upaya mengatasi kesulitan rakyat dan menghadirkan peran negara secara nyata di wilayah Papua Pegunungan,” ujarnya.
Dia menjelaskan melalui program tersebut, satu aliran sungai dimanfaatkan untuk dua fungsi sekaligus.
“Pertama, sebagai sumber energi untuk pembangkit listrik yang memenuhi kebutuhan penerangan warga. Kedua, air hasil pembuangan yang telah digunakan untuk memutar turbin diolah melalui sistem filtrasi dan kemudian dipompa menggunakan pompa hydram menuju pemukiman warga sebagai sumber air bersih,” katanya.
Dia menambahkan program ini akan terus dilaksanakan di wilayah jajaran Korem 172/PWY khususnya di Papua Pegunungan.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mwarga melalui pemenuhan kebutuhan dasar berupa listrik dan air bersih. Kami juga berharap warga dapat menjaga, memanfaatkan dan merawat peralatan yang telah dibangun oleh Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 511/DY sebagai wujud kepedulian dan dukungan TNI AD kepada warag Papua,” ujarnya.
Caption
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY menunjukan kepada salah seorang masyarakat Kampung Gumban, Distrik Malagaineri, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan cara mengoperasikan mesin LES.








