WAMENA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mendorong pemuda di daerah ini untuk menjadi pengusaha sukses dan mandiri di masa sekarang dan akan datang.
Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Pegunungan menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) pendidikan pelatihan daerah (Diklatda) forum bisnis daerah (Forbisda) I.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Pegunungan Lukas Kossay mengatakan HIPMI harus benar-benar hadir membantu anak-anak muda Papua belajar usaha untuk menjadi pengusaha sukses dan mandiri.
“Kami harap HIPMI jangan hanya aktif saat kegiatan seremonial, tetapi harus benar-benar hadir membantu anak-anak muda Papua belajar usaha, belajar manajemen, belajar membangun jaringan dan belajar menjadi pengusaha yang kuat dan mandiri,” katanya saat membacakan sambutan Gubernur Papua Pegunungan John Tabo di Wamena, Senin (18/5) 2026.
Menurut dia, masa depan Papua Pegunungan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan anak-anak muda yang berani menjadi pengusaha.
“Anak-anak muda di Papua Pegunungan ke depan harus berani menjadi pengusaha, berani buka usaha, berani menciptakan lapangan kerja dan berani bersaing secara sehat,” ujarnya.
Dia menjelaskan HIPMI bukan hanya sekadar tempat berkumpul pada pengusaha muda, tetapi juga tempat melahirkan ide, kreativitas dan pemimpin-pemimpin ekonomi Papua di masa depan.
“Papua Pegunungan ini punya potensi yang luar biasa, kita punya hasil alam, pertanian, pariwisata dan banyak peluang usaha lain yang sebenarnya bisa dikembangkan dengan baik,” katanya.
Sementara itu Ketua BPD HIPMI Papua Pegunungan Anthonius Wetipo mengatakan organisasi ini harus dapat memberikan dampak positf dalam peningkatan pembangunan perekonimian yang lebih baik ke depan
“Angka kemiskinan di Papua Pegunungan sebanyak 30,3 persen, maka kami mengajak semua komponen masyarakat untuk bersama-sama membuka peluang usaha di berbagai bidang. Dan kami berharap perang antarsuku dihentikan supaya pembangunan perekonomian terus maju dan berkembang,” ujarnya.








