WAMENA-Dewan Pimpinan Wilayah (DWP) Partai Persatuan Indonesia atau Perindo Papua Pegunungan memperkuat struktur organisasi kepartaian di delapan kabupaten melalui lokakarya atau workshop bedah daerah pemilihan (dapil) dan verifikasi berlangsung di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (2/9) 2026.
Materi dalam lokakarya tersebut dibawakan dan dihadiri oleh Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Perindo Kris Djajusman, Koordinator Wilayah Maluku, Maluku Utara dan Papua Dody Toisuta, Kepala Sekretariat Arief Akhir Wijaya, Tim Media Perindo Muhammad Faisyal, Tim Kebendaharaan Perindo Miftahul Ihsan dan PDP Batch 5 Perindo Fadiyyah Febriani.

Ketua DPW Partai Perindo Papua Pegunungan John R Banua mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk kesiapan dalam memverifikasi kepengurusan partai ini di tingkat provinsi maupun kabupaten daerah ini.
“Kami bersyukur dari DPP Partai Perindo sudah mulai bergerak membantu setiap daerah di Indonesia termasuk Papua Pegunungan untuk memvervikasi partai dalam persiapan menghadapi pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tahun 2029 nanti,” kata Bupati Jayawijaya periode 2018-2023.
Menurutnya, lokakarya ini dijelaskan bagaimana setiap pengurus Partai Perindo di tingkat provinsi maupun kabupaten di Papua Pegunungan mengecek kembali dokumen administrasi kepartaian sehingga bisa dilakukan verifikasi oleh tim DPP Partai Perindo.
“Verifikasi partai ini sangat penting untuk dapat terlibat nantinya dalam Pemilu maupun Pilkada di tahun 2029 mendatang karena ketentuan dari aturan-aturan baik KPU maupun Bawaslu,” jelasnya.
John R Banua atau biasa disapa JBR menyampaikan terima kasih karena DPP Partai Perindo bersedia datang ke wilayah Papua Pegunungan untuk membantu DPW dan DPD Partai Perindo dalam verifikasi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada DPP, karena kami tidak diundang tetapi tim yang turun ke sini untuk menyampaikan dan membawa materi dalam verifikasi partai saat ini untuk menghadapi pesta demokrasi yang akan datang,” akunya.

JBR menegaskan untuk membesarkan partai segala upaya yang sesuai ketentuan harus dilakukan sejak awal sehingga kekuatan Partai Perindo di Papua Pegunungan terus maju dan berkembang.
“Saya kira untuk membesarkan dan meloloskan partai maka tidak melihat waktu pesta demokrasi apakah masih jauh atau tidak tetapi bagaimana menguatkan kepengurusan partai dengan data sehingga ke depan dapat berjalan baik dan mulus saat proses-proses di KPU,” urainya.
Ia menyebut jumlah perolehan kursi anggota DPR Papua Pegunungan dan DPRK delapan kabupaten dari Partai Perindo sebanyak 21 kursi.
“Kursi di DPR Papua Pegunungan ada empat dan Jayawijaya ada tujuh, Yahukimo tiga, Nduga tiga, Lanny Jaya satu, Tolikara satu dan Pegunungan Bintang dua,” sebutnya.
Dia menargetkan untuk kursi DPR Papua Pegunungan dan DRPK delapan kabupaten pada Pilkada mendatang harus dapat bertahan dan menambah kursi.
“Saya pikir untuk target ke depan minimal di Jayawijaya bisa bertahan, di provinsi juga bagaimana menambah kursi ke depan. Apalagi di beberapa kabupaten seperti Yalimo dan Mamberamo Tengah yang kosong itu harus terisi apalagi saat ini wakil bupati kedua daerah itu merupakan anggota Partai Perindo,” tegasnya.

Di tempat yang sama Koordinator Wilayah Maluku, Maluku Utara dan Papua DPP Partai Perindo Dody Toisuta mengatakan kegiatan lokakarya ini selain untuk persiapan verifikasi tetapi juga untuk menyiapkan “mesin politik” di daerah menjelang Pemilu dan Pilkada tahun 2029.
“Kami dari DPP melakukan konsolidasi, persiapan dan kegiatan ini adalah bukti bahwa DPP peduli terhadap wilayah untuk membantu setiap daerah di Indonesia meraih kemenangan. Ini menjadi satu harapan besar supaya Partai Perindo dapat meraih kemenangan di wilayah timur Indonesia,” pungkasnya.








