Beranda / Politik / Anggota DPD RI Arianto Kogoya bekali nilai kebangsaan kepada pemuda Papua Pegunungan

Anggota DPD RI Arianto Kogoya bekali nilai kebangsaan kepada pemuda Papua Pegunungan

WAMENA-Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Arianto Kogoya membekali nilai-nilai kebangsaan melalui empat pilar Majelis Rakyat Papua (MPR) RI kepada pemuda Papua Pegunungan yang tergabung dalam organisasi “Cipayung”, KNPI dan organisasi kemasyarakatan atau ormas di daerah setempat.

“Kami sengaja membuat kegiatan ini dalam rangka memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang tertuang dalam empat pilar MPR kepada pemuda Papua Pegunungan dalam menangkal perkembangan arus perkembangan globalisasi,” katanya kepada media ini di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan Jumat (4/9) 2026.

Menurut dia, dengan perkembangan era globalisasi yang semakin pesat dewasa ini tetapi nilai-nilai kebangsaan harus dapat dijaga dan dipertahankan oleh pemuda-pemudi di Papua Pegunungan.

Anggota Komisi III DPD RI Arianto Kogoya

“Tantangan bangsa ke depan semakin tinggi, untuk itu para pemuda di seluruh Indonesia khususnya Papua Pegunungan harus dibentengi oleh nilai-nilai kebangsaan sehingga mereka tidak terpengaruh hal-hal negatif,” ujarnya.

Dia menjelaskan empat pilar MPR di antaranya Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika merupakan fondasi bangsa yang harus diperkuat sehingga tantangan zaman di era globalisasi dapat dikontrol dengan baik.

“Perkembangan zaman sangat baik ketika masyarakat Indonesia khususnya Papua Pegunungan dapat mampu menempatkan diri sesuai prinsip, nilai kebangsaan yang ada,” katanya.

Dia menambahkan organisasi Cipayung, KNPI dan berbagai ormas di wilayah Papua Pegunungan diharapkan dapat menjadi “corong” dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat supaya tidak terpengaruh hal-hal negatif pada era globalisasi saat ini.

“Setiap ada permasalahan sosial, pendidikan, ekonomi, politik biasanya organisasi Cipayung, KNPI dan ormas yang berdiri paling depan dalam menyampaikan keluh kesah masyarakat. Maka nilai-nilai kebangsaan perlu ditanamkan kepada mereka supaya dalam menyampaikan aspirasi sesuai dengan norma dan nilai kebangsaan yang berlaku di NKRI,” ujarnya.

Organisasi Cipayung di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *