Beranda / Hukum / Prajurit Satgas Yonif 511/DY Ajari Anak-anak Numbukawi tentang Bebersihan Diri

Prajurit Satgas Yonif 511/DY Ajari Anak-anak Numbukawi tentang Bebersihan Diri

WAMENA-Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY mengajari anak-anak Kampung Numbukawi,, Distrik Malagai, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan tentang kebersihan diri.

Danpos Malagai Satgas Pamtas Yonif 511/DY Kapten Inf Sena Nurjabbar dalam keterangan tertulis di Wamena, Rabu mengatakan pihaknya memiliki program mengajarkan anak-anak di daerah binaan tentang kebersihan diri yang harus diajari sejak dini.

“Kebersihan diri yang kami ajari di antaranya mandi, mencuci tangan sebelum makan dan menyikat gigi seudah makan. Hal ini terlihat mudah, tetapi bagi anak-anak pedalaman Papua ini merupakan ilmu baru yang mereka peroleh,” katanya.

Pihaknya membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini bagi generasi muda di Papua Pegunungan khususnya di Kampung Numbukawi, Distrik Malagai.

“Kami menggelar aksi sosial edukasi perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS di Kampung Numbukawi Distrik Malagai. Fokus utama kegiatan kali ini adalah memberikan pemahaman mendalam serta praktik langsung cara menyikat gigi, menyuci tangan yang baik dan benar kepada puluhan anak-anak asli Papua,” ujarnya.

Dia menjelaskan kegiatan ini merupakan kepedulian terhadap kesehatan dasar anak-anak di daerah penugasan, di mana akses informasi dan fasilitas sanitasi serta edukasi kesehatan gigi mulut masih cukup terbatas.

“Kehadiran TNI di Papua tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan nasional, tetapi juga berfokus pada pendekatan humanis yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, termasuk sektor kesehatan anak,” katanya.

Dia menambahkan anak-anak ini adalah masa depan Papua dan masa depan Indonesia. Menjaga kesehatan mereka, dimulai dari hal kecil seperti kebiasaan menyikat gigi yang benar setelah makan dan sebelum tidur, adalah investasi besar untuk tumbuh kembang mereka ke depan.

“Melalui kegiatan PHBS berkelanjutan ini, kami berharap angka penyakit gigi dan mulut di kalangan anak-anak perbatasan dapat ditekan, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Bumi Cendrawasih,” ujarnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *