WAMENA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) setempat memastikan Sekolah Lansia GKI Bethlehem di dapat berjalan optimal.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3AP2KB Kabupaten Jayawijaya Kenius Tabuni mengatakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) didukung secara baik.
“Sekolah Lansia merupakan program Kemendukbangga/BKKBN untuk meningkatkan pola hidup orang-orang tua di Jayawijaya, sehingga kami dari pemerintah daerah mendukung secara penuh program positif terhadap tersebut,” katanya di Wamena belum lama ini.
Menurut Kenius, dukungan itu diwujudkan dalam pemberian surat keputusan atau SK kepada penanggung jawab Sekolah Lansia di antaranya kepala sekolah, bendahara dan ketua kelas.
“Kami sudah memberikan SK kepada penanggung jawab Sekolah Lansia di antaranya kepala sekolah, bendahara dan ketua kelas di GKI Bethlehem,” ujarnya.
Kenius menjelaskan setelah pemberian SK tersebut maka penanggung jawab Sekolah Lansia sudah dapat melaksanakan sekolah sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kemendukbangga/BKKBN.
“Mereka sudah mulai berjalan, dan kami dari DP3AP2KB akan terus memantau sejauh mana perkembangan Sekolah Lansia itu berjalan di GKI Bethlehem,” katanya.
Dia menambahkan Sekolah Lansia GKI Bethlehem merupakan pionir dalam mengembangkan pendidikan serupa di wilayah Jayawijaya maupun Papua Pegunungan secara luas.
“Kami pastikan ke depan bukan hanya satu Sekolah Lansia yang terbentuk, tetapi ada sekolah-sekolah lain serupa akan terbentuk di wilayah Jayawijaya. Kami akan meningkatkan koordinasi dan komunikasi ke gereja-gereja lain untuk bagaimana Sekolah Lansia ini dapat terbentuk lagi,” ujarnya.








