WAMENA-Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Pegunungan Hantor Matuan meningga dunai pada usia 61 tahun (1965-2026) di rumah sakit umum daerah (RSUD) Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan Senin (11/5) 2026 sekitar pukul 23.00 WIT.
Anggota BP3OKP Pegunungan Yoyo W Sriyoto membernarkan Ketua BP3OKP Hantor Matuan telah meninggal dunia.
“Kami jujur sangat kehilangan sekali atas kepergian beliau (Hantor Matuan), karena beliau adalah sosok senior, kakak dan panutan yang baik dalam menjalankan organisasi ini di Papua Pegunungan,” katanya dalam sambungan telepon seluler di Wamena, Selasa (12/5) 2026.
Menurut dia, Hantor Matuan merupakan tokoh orang asli Papua (OAP) yang berasal dari Papua Pegunungan yang selama hidupnya memperjuangkan hak-hak OAP di segala bidang.
“Kami kenal beliau sangat bersemangat dan gigih dalam memperjuangkan hak-hak dasar OAP untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Dia menjelaskan semangat dan loyalitas dalam Lembaga BP3OKP selama ini sangat luar biasa, dedikasi yang ditunjukkan oleh Hantor Matuan.
“Kami yang muda ini bersyukur dapat bekerja dengan beliau, karena semangat dan dedikasi dalam memperjiuangkan kesejahteraan OAP melalui program pemerintah sangat kuat di Papua Pegunungan,” katanya.
Dia mengharapkan semangat perjuangan hak-hak OAP khususnya di Papua Pegunungan dapat terus diikuti dan dilanjutkan oleh generasi muda mendatang.
“Kami harap semangat dan loyalitas kerja beliau dapat diwariskan kepada generasi muda OAP ke depan dapat mendorong kesejahteraan bagi masyarakat Papua di daerah ini,” ujarnya.
Caption
Kepala Satuan Tugas Korsup Wilayah V KPK Dian Patria berdikusi dengan Ketua BP3OKP Pegunungan Hantor Matuan dalam satu kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi di Papua Pegunungan.








