Beranda / Otonomi Khusus / Tomas Jalinggume: Keterlihatan masyarakat dalam perencanaan DD masing kurang  

Tomas Jalinggume: Keterlihatan masyarakat dalam perencanaan DD masing kurang  

WAMENA-Tokoh masyarakat atau Tomas Jalinggume, Distrik Piramid, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan Epii Komba menyatakan keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dana desa (DD) selama ini masih kurang sehingga pembangunan yang terjadi belum optimal.

“Dari sisi perencanaan program pembangunan di kampung, keterlibatan masyarakat masih kurang maksimal,” katanya kepada media ini di Wamena, Minggu (26/7) 2026.

Meskipun begitu, kata dia, sesuai informasi yang diperoleh pengelolaan DD telah di alokasikan untuk pembangunan air bersih dan mandi, cuci dan kakus atau MCK.

Epii Komba menilai salama pelaksanaan musyawarah kampung atau muskam tindak kehadiran masyarakat masih sangat minim karena kurangnya sosialisasi.

“Muskam yang diadakan, kehadiran masyarakat sangat rendah, karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat untuk pelaksanaan muskam itu,” bebernya.

Selain itu, dia membeberkan masalah utama kurangnya pembangunan di tingkat kampung adalah pemangkasan DD secara sepihak dan minimnya transparansi dan juga kurangnya pengumuman anggaran di kantor kampung.

“Intinya adalah kurangnya transparansi sehingga masyarakat kesulitan melihat rincian penggunaan DD secara transparan. Kami berharap ke depan transparansi anggaran harus dilakukan sehingga masyarakat dapat mengetahui besaran anggaran yang diperoleh untuk pembangunan di kampung,” ujarnya.

Besaran DD tahap pertama tahun 2026 yang diterima Kampung Jalinggume, Distrik Piramid, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan kurang lebih Rp300 juta.(cruli)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *