WAMENA-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI menyusun rancangan teknik rinci atau detail engineering design (DED) pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Papua Pegunungan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tunggul W Panggabean mengatakan tahapan pembangunan saat ini sudah masuk ke detail engineering design atau DED.
“Tahapan pembangunan KIPP Papua Pegunungan sudah ada di pemerintah pusat, dan sudah diambil alih oleh Kementerian PU karena mereka sementara menyusun DED,” katanya di Wamena belum lama ini.
Menurutnya, proses pembangunan KIPP Papua Pegunungan masih beberapa tahapan lagi sebelum pembangunan dilaksanakan.
“Kami jelaskan ketika DED yang disusun Kementerian PU selesai maka akan dilelang lagi sebelum ditender oleh pihak ketiga yang akan mengerjakannya,” ujarnya.
Dia menjelaskan untuk dokumen dan persyaratan yang diminta oleh Kementerian PU dalam pembangunan KIPP Papua Pegunungan sudah rampung atau tidak ada masalah.
“Kalau bagian kami semua sudah clear atau selesai, dan tahapan selanjutnya dilakukan oleh pemerintah pusat karena pembangunan KIPP Papua Pegunungan menggunakan alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN,” katanya.
Dia memastikan terkait lahan yang akan digunakan untuk pembangunan KIPP Papua Pegunungan sudah selesai dan tidak ada masalah. Hai ini menandakan komitmen pemerintah dan masyarakat adat untuk mempercepat pembangunan di Papua Pegunungan.
“Untuk hak ulayat sudah tidak ada masalah, kami sudah turun dan bernegosiasi dengan masyarakat setempat. Masyarakat sebenarnya tidak memalang karena mereka menginginkan adanya normalisasi kali supaya kalinya menjadi baik dan tidak banjir saat hujan,” ujarnya.
Untuk normalisasi kali, kata dia, itu bukan menjadi tanggung jawab Pemprov Papua Pegunungan tetapi Badan Wilayah Sungai (BWS) Papua-Merauke.
“Meski bukan menjadi tanggung jawab kami, tetapi koordinasi akan kami lakukan supaya apa yang diinginkan masyarakat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Caption
Kepala PUPR Papua Pegunungan Tunggul W Panggabean diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya terkait pembangunan KIPP Papua Pegunungan.








