WAMENA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) mengharapkan Ikan Dokter Indonesia atau IDI Cabang Jayawijaya dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi yang tinggi kepada masyarakat daerah tesrebut.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Pegunungan Wasuok D Siep di Wamena, Sabtu mengatakan dokter merupakan profesi sangat sangat mulia, ketika banyak orang masih terlelap, mereka sudah bersiap memberikan pertolongan.
“Kami berharap amanah yang diberikan kepada pengurus IDI Cabang Jayawijaya yang baru dilantik dapat menjalankan tanggung jawab dengan baik, semangat melayani dan dedikasi tinggi kepada masyarakat,” katanya pada acara mini simposium, pelantikan pengurus dan rapat kerja ikatan dokter indonesia (IDI) Cabang Jayawijaya periode 2025-2028.
Menurut dia, profesi dokter sangat mulia dalam mengobati masyarakat dalam berbagai penyakit. Ketika masyarakat berada dalam keadaan sakit, cemas bahkan berada di antara hidup dan mati, dokter hadir memberikan harapan.
“Profesi dokter bukan hanya pekerjaan biasa tetapi sebuah panggilan kemanusiaan dalam membantu mengobati masyarakat dari berbagai penyakit yang diderita.
Dia menjelaskan semangat IDI Cabang Jayawijaya bukan hanya memperkuat organisasi, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mengembangkan ilmu pengetahun serta memperkuat solidaritas di antara para dokter,” ujarnya.
“Papua Pegunungan memiliki tantangan yang tidak ringan, wilayah ini sangat luas dan kondisi geografis berat, akses transportasi terbatas dan masih ada masyarakat di daerag terpencil yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Dia meyakini setiap tantangan selalu bisa dihadapi apabila pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, tokoh masyarakat dan seluruh elemen bergandengan tangan untuk mengatasi hambatan itu.
“Kami memberikan penghargaan kepada seluruh dokter yang telah memilih mengabdi di Tanah Papua Pegunungan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di daerah ini. Kami tahu tidak mudah bertugas di daerah pegunungan, jarak yang jauh, keterbatasan fasilitas, cuaca tang tidak menenu hingga tantangan komunikasi sering kali menjadi bagian dari pengabdian, namun saudara-saudara tetap hadir dengan hati yang tulis,” ujarnya.
Caption
Pengurus IDI Cabang Jayawijaya periode 2025-2028 usai dilantik berfoto Bersama Pj Sekda Papua Pegunungan Wasuok D Siep, Bupati Jayawijaya Atenius Murin, Wakil Ketua MRP Papua Pegunungan Benny Mabel, Ketua IDI Papua dr Nickanor KR Wonatorey, Sabtu (1/8) 2026








